Sabtu, 25 Juni 2016

Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian via Internet pada Toko Online

ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian via internet pada Toko Online. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat termasuk internet membawa dampak yang besar bagi segala aspek, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis dan pemasaran. Hal ini tidak aneh mengingat jumlah pengguna internet yang terus bertambah dapat menjadi pasar yang potensial dimasuki para pebisnis. Di lain pihak, praktik e-commerce dan e-bisnis ternyata memiliki banyak keuntungan bagi konsumen.

PENDAHULUAN
Dengan adanya internet, sebuah parasigma baru ekonomi telah lahir. Dunia maya terbentuk seiring dengan berkembangnya internet, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis dan pemasaran. Sekarang sudah banyak orang memanfaatkan internet sebagai media pemasaran dan bisnis. E-commerce lebih dari sekedar menjual barang via online, e-commerce meliputi seluruh proses dari pengembangan, pemasaran, penjualan, pelayanan, pengiriman, dan pembayaran.

MATERI
1. Iklan termasuk lintas laman iklan
Dalam suatu web yang memiliki banyak pengunjung tentulah dapat dijadikan peluang-peluang untuk dilakukannya perekonomian. Salah satunya iklan, memuat laman iklan pada suatu halaman web. Iklan ini berguna untuk memperkenalkan produk, jasa. Iklan ini juga berguna sebagai :
  • Memperluas alternatif untuk konsumen
  • Menimbulkan kepercayaan
  • Membuat orang tahu dimana memperoleh kebutuhannya
  • Membantu kemajuan ekonomi
2. Pencarian
Pencarian disini adalah yang terkait dalam bidang ekonomi dan web, biasanya disebut e-commerce. Dengan adanya e-commerce dapat memudahkan pengguna untuk melakukan pencarian produk.

3. Auctioning dalam pencarian dan online auctions
Online auctions ini merupakan strategi pasar dimana penjual menawarkan produk dan pembeli melakukan penawaran hingga harga akhir tercapai.

Review Jurnal
Jurnal yang saya review berjudul Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian via Internet pada toko online. Isi dari jurnal ini membahas tentang besarnya pengaruh yang menyebabkan setiap orang lebih memilih untuk membeli produk dan memasarkan diinternet. Terlebih karena pada masa ini internet yang berkembang dengan sangat pesat, sehingga penggunanya pun sudah sangat menyebar dan merata. Pada jurnal ini juga mebahas bahwa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian ini sangat banyak, karena pada e-commerce bukanlah saja tentang menjual suatu produk. Dari sisi iklan, promo, desain tampilan, pengembangan pemasaran produk juga sama berpengaruh. Pada penjualan diinternet juga dari proses pengiriman barang, penerimaan, dan pembayaran semuanya harus jelas.

Kesimpulan
Dari materi yang saya dapat, kita mempelajari dan memahami apa saja pengaruh web ekonomi pada kehidupan sehari-hari. Penjualan yang didasarkan pada web, lebih menguntungkan, kita dapat dengan luas menjangkau konsumen, akses yang cepat, juga minim modal. Web ekonomi ini juga membantu konsumen untuk melihat barang yang mereka cari tanpa harus memegang/merusak seperti pada pasar biasa. Tawar menawar tetap dapat dilakukan.

Sumber jurnal : http://www.ejournal.undip.ac.id/index.php/jgti/article/view/5382

Kamis, 14 Januari 2016

New Media : Everywhere Always On (Royston Martin)


Sekitar satu juta tahun sebelum perkembangan menulis dan catatan sejarah, nenek moyang kita membuat sebuah kemjuan teknologi kedepan. Tidak bisa dikatakan di mana, kapan atau siapa sebenarnya menemukan cara untuk mengendalikan api, tapi apa yang kita tahu adalah bahwa hal itu memungkinkan para leluhur kita untuk memasak makanan yang lebih baik, yang secara signifikan meningkatkan kesehatan mereka, kekuatan juga posisi mereka secara keseluruhan dalam rantai makanan. Ini contoh yang sangat awal determinisme teknologi yang menyatakan bahwa teknologi memiliki Efek yang melekat pada masyarakat. Menulis pada akhir abad kesembilan belas, sosiolog Thorstein Veblen berpendapat bahwa teknologi menentukan pembangunan manusia dan bahwa masyarakat mengorganisasi dirinya sendiri dengan cara seperti untuk mendukung dan mengembangkan teknologi setelah diperkenalkan berhasil (lihat Veblen 1995).


Mesin cetak, telegraf dan Internet telah memiliki efek mendalam, namun tidak selalu yang positif. Untuk setiap teknologi ada dan sering ada satu kekerasan. Dan sementara media yang telah dipercepat dan dikembangkan, telah digunakan untuk tujuan propaganda, menghasut dan melakukan kontrol.

Selama perang dingin pada tahun 1960 ketika Clark menulis skenario untuk tahun 2001, kemungkinan bahwa pengembangan senjata telah mengambil dunia ke titik di mana teknologi bisa menghancurkan umat manusia tampak sangat nyata. Perang Dunia II telah mempercepat pengembangan bom atom. Posisi rudal balistik di Kuba menyebabkan peperangan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, yang mengangkat momok perang nuklir.

Skenario kiamat tidak terbatas pada sejarah atau dystopian akademik determinisme teknologi. Agama, Yudaisme, Islam dan Kristen, misalnya, semua memiliki waktu apokaliptik akhir dengan variasi mereka sendiri pada hari terakhir. Tapi, kesadaran tak terlihat. Wiebe Bijker yang berpendapat bahwa tindakan manusia membentuk teknologi dan bahwa penggunaan dan pengembangan tidak dapat dipahami tanpa mencari tahu bagaimana teknologi yang cocok dengan yang sosial konteks.


Dia dan yang lain berpendapat itu adalah evolusi Darwin yang mendorong pembangunan, dan itu adalah hubungan kita dengan perintah dan teknologi. Sebagian besar dari itu adalah imajinasi manusia; saya mendorong rasa pertanyaan tentang apa yang mungkin dan apa yang ada di depan.


Definisi ekonomis ini New Media membawa ke fokus betapa pesat teknologi komputasi. Namun, ini hampir tidak dapat digambarkan sebagai fenomena baru. Media konvergensi dan
'interoperabilitas' (merujuk pada kemampuan sistem dan organisasi untuk bekerja beragam bersama-sama atau 'ditafsirkan') dan penggunaan masyarakat terhadap internet secara luas, mungkin lebih dari satu dekade. Akhir usia New Media adalah mendekati, pertanyaannya adalah di mana akan revolusi digital selanjutnya?


Akhir New Media?
Singularitas teknologi didasarkan sekitar konsep bahwa ada titik dibayangkan di suatu tempat di masa depan ketika komputer menjadi lebih pintar dari manusia. Pada tahun 2000, 'The Singularity Institute for Artificial Intelligence' (SIAI) didirikan sebagai non-profit organisasi untuk mengembangkan perangkat lunak kecerdasan buatan yang aman. Ada beberapa teknologi yang sering disebut sebagai menuju ini arah. Yang paling umum disebutkan mungkin Artificial Intelligence.

Jocelyn Paine menunjukkan dalam karyanya, 'Komputer, Singularity, dan Masa Depan Kemanusiaan '(2003) bahwa ide dasar telah beredar sejak pertengahan 1960-an. Di dalamnya ia menulis:
Biarkan mesin ultra-cerdas didefinisikan sebagai mesin yang jauh dapat melebihi semua kegiatan intelektual dari setiap manusia namun pintar. Karena desain mesin adalah salah satu kegiatan intelektual, mesin ultra-cerdas bisa merancang mesin yang lebih baik. Ledakan kecerdasan akan terjadi, dan kecerdasan manusia akan tertinggal jauh. Hal ini mungkin, pada abad kedua puluh , mesin ultra-cerdas akan dibangun dan bahwa hal itu akan menjadi yang terakhir penemuan manusia, perlu membuat.





Jumat, 08 Mei 2015

APA YANG TELAH KITA LAKUKAN UNTUK NEGARA INI?

APA YANG TELAH KITA PERBUAT UNTUK NEGARA INI?

 
Karena suatu negara tidak akan maju tanpa adanya kontribusi dari warga negaranya. Berdasarkan pengalaman pribadi saya ketika saya masih SMA beberapa tahun yang lalu, upacara bendera merupakan kegiatan yang paling tidak disukai oleh para siswa. Menurut saya, upacara bendera merupakan bentuk kontribusi paling minimum kita sebagai warga  negara. Apa susahnya berdiri sekitar 1 jam di bawah terik matahari jika hal tersebut dibandingkan dengan perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan? Iya nggak? Rasa nasionalisme itu yang kurang dimiliki oleh masyarakat kita.
Selain masalah nasionalisme, permasalahan lain yang sangat krusial dan sudah berlangsung selama turun temurun di negara kita ini adalah KORUPSI. Sepertinya di setiap lembaga di negeri ini, entah di lembaga pemerintahan ataupun di lembaga pendidikan, korupsi telah menjadi sesuatu yang wajar.
Oke, cukup pembukaan dari saya. Kita langsung membahas tentang apa yang telah kita perbuat untuk negara Indonesia tercinta ini? Jujur, saya belum berbuat banyak untuk negara ini. Tapi, setidaknya saya memiliki rasa nasionalisme. Berkontribusi untuk negara tidak saja harus ikut berperang atau lainnya, saya sendiri sebagai mahasiswa (sekarang), berusaha untuk melakukan sebaik mungkin apa yang telah menjadi kewajiban saya. Belajar, menuntut ilmu sungguh-sungguh dan pastinya mendo'akan agar negara tercinta ini selalu damai, sejahtera dan mudah-mudahan makmur. Sebagai warga negara yang baik, tentunya kontribusi kita haruslah mengikuti peraturan dinegara ini, menjadi pribadi yang baik, selalu menjaga persatuan, contoh saya dengan teman saya pun yang berbeda agama dan ras, tetap saling toleransi. Selain kita yang berkonstribusi untuk negara ini mugnkin kadang kita juga berpikir apa sih konstribusi/feedback atau timbal balik dari negara untuk kita. Yang jelas kita tinggal dinegara ini kita pakai tanahnya, pakai airnya, untuk timbal balik dari negara sendiri, yaa mungkin negara memberi perlindungan HAM, menjadikan kita untuk harus cinta dengan tanah air ini. Negara berkonstribusi memberikan perlindungan untuk warga negaranya. Mungkin sekian tulisan dari saya untuk bahasan hari ini hehe Semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat, mudah-mudahan kita sebagai generasi penerus bangsa ini bisa menjadi pribadi yang jujur dan baik, sehingga negara tercinta ini bisa lebih sejahtera.

Rabu, 08 April 2015

Sedikit Bahasan Seni dan Kebudayaan daerah Majalengka



Ane disini akan sedikit bercerita tentang daerah dan kebudayaan di Majalengka, yaa daerah dan tempat lahir ane. Dimana ada yang sedikit menghambat dan juga mendorong untuk ane mencapai cita/impian ane.
Hmm.. Gan, kebudayaan daerah merupakan salah satu, ciri khas yang menunjukan suatu adat kebiasaan dalam wilayah tertentu seperti halnya di Kabupaten Majalengka, daerah asal ane.
Di Majalengka sudah menjadi kebiasaan setiap akan ada acara acara seperti sunat, pernikahan selalu ada suatu pesta keluarga yang punya hajat. Dengan menyajikan suatu hiburan yang bersifat karnafal, terkenal dengan arak-arakan lah. Yang biasanya diiringi lagu dan tabuhan khas daerah sunda. Ngomong-ngomong ane bangga jadi orang Sunda, Alhamdulillah.
Di daerah ane setiap ada acara yang disebut hajatan itu, kurang lengkap rasanya kalau tidak ada hiburan yang satu ini, hiburan yang merupakan seni juga. Seni kuda renggong namanya, Seni ini merupakan seni yang sangat bersejarah sejak jaman dahulu, yang biasa dipentaskan pada acara tertentu. Seperti yang ane sebutin diatas, hajatan sunat, atau nikahan, biasanya sang pengantin pria pas hajatan keliling-keliling naik kuda sambil diiringi musik jaipong.
Oiya seni kuda renggong ini konon menurut cerita para tokoh seni awalnya adalah kuda ronggeng, yang dimana kuda tersebut dilatih oleh para ahli kuda untuk dibiasakan menari dan sambil ditunggangi oleh anak sunat atau pengantin. Yang menjadikan kuda tersebut bisa menari dengan pasangan orang-orang dan tidak akan berhenti sebelum musik pengiring tersebut berhenti hihihi

Penghambat Cita-Cita
            Budaya atau kesenian daerah menghambat cita-cita? Sedikit bingung juga buat nulisnya gan, tapi disini ane bakal cerita aja zaman zaman ane SD dulu tiap ada orang hajatan itu kan rame, apalagi sodara hehe Yaaa kebiasaan dikampung ane tadi tiap ada hajatan yaa ada hiburan seni, kuda renggong, tari-tarian Sunda sama lainnya. Kebiasaan yang gak baik ini mungkin yang sedikit penghambat cita-cita, yaa tiap ada hajatan tersebut anak anak dikampung ane kadang suka meliburkan diri sendiri, padahal sekolah yang harus diprioritaskan. Mungkin karena kepingin liat hiburan atau entah kebawa suasana haha Rame rame jadi males berangkat ke sekolah.

Pendorong Cita-Cita
            Masih yang tadi, Seni atau Budaya menjadi pendorong cita-cita? Bisa? Hmm. Disini ane bakal sedikit cerita aja, pendorong cita cita yaa buat ane sih orang tua. Apalagi ane anak tunggal. Seni sebagai pendorong cita-cita, satu lagi kesenian khas daerah ane, Sunda. Wayang Golek, wayang golek biasanya ada diacara hajatan juga, obrolan atau kata kata petuah dalam pementasan wayang golek itu mungkin yang menjadi pendorong cita-cita, obrolan dalam wayang golek bukanlah obrolan yang gak ada isinya, didalamnya banyak isi atau pesan yang disampaikan. Contoh seorang raja atau ksatria dalam wayang golek begitu gagah dan berwibawa. Setiap abis nonton wayang golek ane terinspirasi aja buat bisa jadi orang gagah tersebut, yaa bisa sukses, banggain orang tua. Dan jadi orang bermanfaat bagi orang lain, Amiiin. Sekian sedikit tulisan dari ane ini hihihi Sudah pasti banyak kekurangannya, tapi disini ane hanya ingin bercerita tentang Seni dan Kebudayaan di daerah asal ane. Yang mungkin bisa mendorong untuk ane mencapai cita-cita ane. Terima kasih.