Diluncurkan pada 2011, Blibli
tercatat sebagai situs e-commerce termuda di Indonesia. Toko maya itu menjual
segala jenis barang dari BlackBerry hingga layanan TV berlangganan atau tiket
konser dan sepeda motor.
Hiruk pikuk transaksi didalamnya
cukup membuatnya dijuluki Amazon.com versi Indonesia. Blibli lebih
menitikberatkan kepada hal-ihwal teknologi. Tak seperti banyak situs di
Nusantara yang tak dipersenjatai sistem pembayaran yang aman, Blibli menerima
Visa atau Mastercard dan dirancang mendapatkan persetujuan serta jaminan
keamanan dari VeriSign, perusaan autentifikasi layanan yang berbasis di AS.
Perusahaan start-up itu dimiliki
oleh PT Global Digital Niaga, anak perusahaan Grup Djarum dan Bank Central Asia
(BCA), yang memungkinkannya tak kehabisan dana. Alhasil, merek-merek ternama
seperti Cartier, Harley Davidson dan Phillips, kepincut.
Demi
memadukan media sosial dengan pengalaman belanja online, situs itu menampilkan
kolom “Our Experts” dengan para penulis yang dilabeli “Miss Stylish” dan “Mr.
Gadget.” Keduanya berfungsi sebagai kurator yang memilih barang-barang sesuai
dengan reaksi pasar menyangkut tren terbaru, review telepon seluler, dan
komputer.
Situs itu dikunjungi sekitar 30 ribu orang per hari dan memiliki keterikatan kuat dengan perbankan serta perusahaan telekomunikasi. Keistimewaan situs ini juga pada kecepatan pengiriman barang. Contoh:pengiriman barang perdana iPhone 4S tiba satu jam setelah pemesanan.
Situs itu dikunjungi sekitar 30 ribu orang per hari dan memiliki keterikatan kuat dengan perbankan serta perusahaan telekomunikasi. Keistimewaan situs ini juga pada kecepatan pengiriman barang. Contoh:pengiriman barang perdana iPhone 4S tiba satu jam setelah pemesanan.
Turnover Karyawan Blibli Hanya 1,5%
Blibli menawarkan beragam
keuntungan kepada karyawannya. Skema kompensasi & benefit dan lainnya boleh
dibilang cukup memuaskan. Itu terlihat dari angka turnover karyawan
yang hanya 1,5%. “Angka ini relatif kecil apalagi melihat perkembangan industri
e-commerce dan teknologi secara keseluruhan,” kata Kusumo Martanto, CEO Blibli.
Sistem penggajian mengacu pada
penilaian/evaluasi beban kerja dari setiap posisi, kompetensi dari setiap
individu yang ada di setiap posisi, serta performa yang ditunjukkan
masing-masing individu. Evaluasi digelar setiap 6 bulan sekali.
Sehingga, terlihat perbedaan
antara yang talent dan nontalent. Saat ini, untuk beberapa posisi tertentu,
Blibli sedang mengembangkan penyesuaian kompensasi dengan sistem insentif yang
bertingkat sesuai parameter kinerja.
Kusumo Martanto, CEO
PT Global Digital Niaga (Blibli.com)
Karyawan Blibli juga mendapat
tunjangan kesehatan berikut seluruh anggota keluarganya, di luar jaminan BPJS
Kesehatan, baik yang mencakup rawat inap dan rawat jalan. Untuk mengurangi
risiko sakit, perusahaan menawarkan makan siang gratis.
Untuk menghilangkan kepenatan,
karyawan juga bisa memanfaatkan ruangan khusus untuk bersantai, meja ping-pong,
game room (pool table, x-box, dan lainnya). Hingga, mengikuti kegiatan yang
digelar komunitas untuk menyalurkan minat dan hobi yang dimilikinya.
Untuk meningkatkan akurasi
pemberian kompensasi dan benefit, lanjut dia, Blibli juga tengah bersiap
menggunakan big data analytics. Hal ini penting untuk meningkatkan keterikatan
(engagement) dengan karyawan yang sebagian besar berusia muda dan tergolong
generasi millenia. Lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan juga menjadi
nilai lebih Blibli.
Blibli termasuk
10 Startup Paling Diburu
Startup identik dengan tim kecil dan kerja keras. Hal tersebut tak bisa dipungkiri. Meski begitu, berdasarkan penilaian para karyawan dan mantan karyawan, beberapa dari sepuluh startup di atas memberikan work-life balance yang baik.
Rata-rata rating work-life balance dari seluruh startup yang ada di website Jobplanet adalah sebesar 3,5. Startup yang mendapatkan rating work-life balance tertinggi dan di atas rata-rata adalah Blibli dan Bukalapak, yakni sama-sama sebesar 4,3. Menyusul mereka, ada Tokopedia (3,9), serta Go-Jek, OLX Indonesia, dan Traveloka yang sama-sama mendapatkan rating 3,8.
Melebarkan sayap
Memasuki semester kedua tahun
2017, Blibli melakukan aksi korporasi dengan mengakusisi 100% Tiket.com, sebuah
perusahaan online yang bergerak di bidang Online Travel Agent (OTA). Gaery
Undarsa selaku pendiri dari Tiket.com, mengungkapkan dampak dari akusisi ini,
termasuk manajemen dari Tiket.com.
Terkenal dengan slogan “Big Choices, Big Deals”, Blibli.com merupakan salah satu mall online terbesar di Indonesia. Dengan anggota tim yang terus berkembang, kantor Blibli.com juga ikut bertumbuh.
Terkenal dengan slogan “Big Choices, Big Deals”, Blibli.com merupakan salah satu mall online terbesar di Indonesia. Dengan anggota tim yang terus berkembang, kantor Blibli.com juga ikut bertumbuh.
Didominasi oleh generasi
millenial, pastinya suasana kantor Blibli.com
sangat menarik. Bukan hanya menarik tapi juga asik untuk menghabiskan waktu di
kantor Blibli.com yang berlokasi
di kawasan Slipi, kita juga akan diajak mengenal lebih dalam nilai-nilai yang
ada di perusahaan ini.
Misi
Dengan tim yang berjumlah hampr
1000 orang, Blibli.com
menanamkan value R.E.S.P.E.C.T pada setiap anggotanya. Apa saja makna di dalam
nilai ini?
1. Risk Taking. Dalam dunia
startup, menurut Lani nilai risk taking harus mendarah daging dalam
setiap anggota. Dalam industri yang sangat dinamis tentu kita perlu bergerak
berani menentukan keputusan dengan cepat pula.
“Saat itu Blibli.com pernah
mensponsori salah satu acara social media dan berencana untuk mengundang
salah satu partner kita, yaitu NBA untuk bisa mengirim representatif. Akhirnya
dengan batas waktu hanya dua minggu, saya memutuskan untuk mencetak nama NBA di
dalam acara meski pada saat itu idenya baru saja diajukan. Saat itu saya yakin
bahwa ide tersebut sangat bagus dan akan diterima. Alhasil acara tersebut
berlangsung sukses,” cerita Lani mengenai salah satu pengalaman risk taking
yang pernah dialaminya.
2. Excellence. Dengan
segala kompetisi yang ada, sudah jelas bila Blibli.com harus memberikan produk dan pelayanan yang excellence.
“Dalam industri yang dinamis, bergerak cepat itu sudah pasti. Tapi memberikan
hasil dan pelayanan yang excellence tetap hal yang utama,” ungkap Lani. Foodcourt
yang berada di lantai paling atas gedung tidak hanya menjadi tempat bersantap,
tapi kerap menjadi arena diskusi serta rapat para anggota Tim Blibli.com
3. Serving, semua anggota
tim Blibli.com memiliki jiwa
untuk memberikan pelayanan terbaik. Tidak hanya kepada para customer,
tetapi ke sesama anggota tim juga diperlukan jiwa saling melayani.
4.
Passionate & Proud. Blibli.com
adalah passion bagi setiap anggotanya. Lani percaya bahwa passion adalah sumber
energi yang membuat setiap anggota semangat dalam menjalani hari-hari di
Blibli.com.
5. Employee’s great place to
work. Hal ini tentu terlihat jelas dari bagaimana kantor Blibli.com diciptakan.
Desain yang nyaman dan menarik bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan budaya
kerja generasi milenial yang merupakan mayoritas dari Tim Blibli.com.
6.
Customer Focus. Apapun yang dilakukan dan keputusan
yang dibuat tentu harus berfokus pada customer. Hal ini juga merupakan nilai
yang penting jika kamu bergabung dengan Blibli.com.
7.
Teamwork. Untuk generasi millenial yang selalu ingin tampil
menonjol, Lani merasa bahwa membangun kerjasama merupakan tantangan tersendiri.
Tapi Lani juga setuju jika kerjasama merupakan hal terpenting untuk memberikan
hasil terbaik.
Visi
To Be Number 1 E-Commerce in Indonesia with The Most Loyal and Satisfied Customers
Dengan ketujuh nilai tersebut, Blibli.com berkembang dan
berjalan cepat menuju visi mereka untuk menjadi e-commerce nomor 1 di Indonesia
dengan customer paling setia dan puas dengan pelayanannya.
Tentunya, salah satu
caranya adalah menciptakan ruang kerja yang memungkinkan semua anggota mampu
berkarya tanpa batasan. Saking serunya, pasti kamu tertarik bergabung dengan
Blibli.com, bukan? Tapi pastikan kamu memiliki dan siap menerima nilai
R.E.S.P.E.C.T di atas.



