Apa itu interaksi fisik dalam teknologi game?
Game konsol modern saat ini
sudah dilengkapi dengan perangkat gerak yang melibatkan aktivitas fisik sehingga permainan video game dapat sekaligus
melatih otot dan gerak selayaknya berolahraga, seperti halnya yang disediakan
oleh konsol Nintendo Wii, PS3 Move, atau yang lebih canggih lagi, Xbox 360
Kinect, penggunaan mouse dan keyboard juga merupakan kegiatan bermain game yang
melibatkan fisik.
Game – game yang melibatkan aktivitas fisik seperti game
tinju, tennis, sepakbola dsb, yang mengharuskan anda untuk menggerakkan tangan
dan anggota tubuh anda sesuai tema video game yang dimainkan.
Deteksi Tubrukan (Collision Detection)
Algoritma untuk mendeteksi collision
(tabrakan) sangat dibutuhkan untuk program game. Flash mulai versi 5 ke atas
menyediakan method yang bernama hitTest untuk memeriksa apakah sebuah movie
clip bertabrakan dengan movie yang lain. Sebelum method hitTest ini tersedia,
seorang programmer Flash harus mendeteksi secara manual koordinat sebuah movie
clip, apakah movie clip ini bertabrakan dengan movie clip lain. Cara ini sangat
merepotkan karena harus mempertimbangkan pula ukuran movie clipnya.
saling
bertumpuk atau tidak. Jika ternyata ada paling sedikit dua buah objek yang
bertumpuk, maka kedua objek tersebut dikatakan saling bertumpukkan. Pada ruang
spasial dua dimensi.Objek yang bertumpuk berarti objek spasialnya beririsan.
Contoh KASUS
Saya sering memainkan permainan Counter Strike Global
Offensive, disana terdapat team collision, terkadang ada kendala terhadap kita
saat permainan dimulai, dimana rekan satu team saat jalan terkadang jika
berpapasan maka akan menembus badannya, maka dari itu kita bisa mengaturnya
agar permainan dapat terlihat asli, agar bisa bertubrukan layaknya manusia. Jika
tidak seperti ini maka peluru yang ditembakan ke musuh tidak akan ada artinya.
Efek fisik dalam bermain game ada 2,
yaitu positif dan negatif :
Efek positif
:
·
Meningkatkan
konsentrasi. Kemampuan konsentrasi pemain game online akan meningkat karena
mereka harus menyelesaikan beberapa tugas, mecari celah yang mungkin bisa
dilewati dan memonitor jalannya permainan. Semakin sulit sebuah game maka
semakin diperlukan tingkat konsentrasi yang tinggi.
·
Meningkatkan
koordinasi tangan dan mata. Penelitian yang dilakukan di Manchester University
dan Central Lanchashire University menyatakan bahwa orang yang bermain game 18
jam seminggu atau sekita dua setengah jam perhari dapat meningkatkan koordinasi
antara mata dan tangan.
·
Meningkatkan
kemampuan membaca. Psikolog dari Finland Univesity menyatakan bahwa game
meningkatkan kemampuan membaca pada anak-anak. Jadi pendapat yang menyatakan
bahwa jenis permainan ini menurunkan tingkat minat baca anak sangat tidak
beralasan.
·
Meningkatkan
kemampuan berbahasa inggris. Sebuah studi menemukan bahwa gamers mempunyai skil
berbahasa inggris yang lebih baik meskipun tidak mengambil kursus pada masa
sekolah maupun kuliah. Ini karena banyak alur cerita yang diceritakan dalam
bahasa inggris dan kadang kala mereka chat dengan pemain lain dari berbagai
negara.
·
Meningkatkan
pengetahuan tentang komputer. Untuk dapat menikmati permainan dengan nyaman dan
kualitas gambar yang prima seorang peman game online akan berusaha mencari
informasi tentang spesifikasi komputer dan koneksi internet yang dapat digunakan
untuk memainkan game tersebut. Karena pengguna komputer aktif biasanya mereka
juga akan belajar troubleshooting komputer dan overclocking.
Efek negatif
dalam game :
·
Kecanduan
Seperti yang disebutkan pada awal
tulisan ini, kebahagiaan dan kesenangan yang dirasakan para gamer pada saat
memainkan game, akan membuat orang tersebut ‘merindukan’ suasana hati yang
mereka rasakan selama bermain game, sehingga mereka akan cenderung kembali
bermain dan bermain lagi untuk mencari sensasi yang mereka rasakan tersebut.
Untuk mencegah hal ini, adalah dengan membatasi waktu bermain game. Misalnya, 2
atau 3x dalam satu minggu dengan jangka waktu 1-2 jam.
·
Membatasi
Hubungan Sosial
Pada dampak positif bermain game telah dijelaskan bahwa bermain
game dapat meningkatkan hubungan sosial secara online dengan para gamer
diseluruh dunia. Sebaliknya dalam hal ini justru akan membatasi hubungan sosial
di kehidupan nyata mereka. Banyak sekali para pecandu game memiliki sedikit
waktu untuk membina hubungan sosial di kehidupan nyata mereka sehingga
kemampuan berkomunikasi dan interaksi secara fisik dan oral menjadi tidak
terasah.
·
Mengganggu
Kesehatan
Tunggu! Bukankah dalam poin
sebelumnya disebutkan bahwa bermain game dapat menyehatkan karena banyak game
yang harus melibatkan aktivitas fisik? Hal itu memang benar, aktivitas dan
gerakan fisik dapat menyehatkan tubuh. Akan tetapi dengan bermain game yang
terlalu intensif dapat mengganggu kesehatan mata, karena bagaimana pun juga
permainan video game memerlukan kontak langsung antara mata dan layar monitor /
TV yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata atau menurunnya daya lihat untuk
efek kedepannya.
Sumber
materi :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar