Regulasi dan
prosedur pendirian perusahaan
·
Bentuk usaha
PT
Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom saja, adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi
terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta
dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta.
·
Prosedur dan
legalitas
Saat membuat Usaha anda harus membuat SITU dan HO ,
membuat SIUP , Membuat NPWP, Membuat TDP, membuar rekening bank atas nama
perusahaan, dan membuat AMDAL ( Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ).
Tahap 1: Pembuatan Akta Pendirian CV
Tahap 2: Surat Keterangan Domisili Perusahaan
Tahap 3: Nomor Pokok Wajib Pajak
Tahap 4: Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
(SP-PKP)
Tahap 5: Pendaftaran ke Pengadilan Negeri
Tahap 6: Surat Izin Usaha Perdagangan
Tahap 7: Tanda Daftar Perusahaan
Prosedur pengendalian pengungkapan
ditetapkan untuk menjamin tata kelola pengungkapan dan tidak hanya pengungkapan
laporan tahunan melainkan pengungkapan signifikan lainnya meliputi:
ü
Laporan Tahunan yang disampaikan kepada Bapepam- LK
dan US SEC;
ü Annual
Securities on Form-10;
ü Semi Annual
Report on Form-8;
ü Surat Edaran
kepada Pemegang Saham (sirkular) dalam rangka corporate actions seperti merger
dan akuisisi, Pemecahan Saham, Pembelian Kembali Saham, penawaran tender, stock
option, divestasi, leverage buy out, dan aksi korporasi lainnya;
ü Laporan
Hasil Rapat Umum Pemegang Saham;
ü Laporan
Pelaksanaan Paparan Publik;
ü Presentasi
direksi dalam rangka Roadshow, Rapat Analis (inisiatif internal), Konferensi
Investor (permintaan eksternal), materi Paparan Publik (permintaan eksternal);
ü Info Memo;
ü Profil
Perusahaan;
ü Siaran Pers
yang berkaitan dengan investor relations;
ü Siaran Pers
yang tidak berkaitan dengan investor relations;
ü Laporan
Realisasi Penggunaan dana Hasil Penawaran Umum;
ü Surat
Pemberitahuan Pemantauan Pemeringkatan;
ü Ringkasan
Keuangan Perusahaan, Ikhtisar Laporan Keuangan;
ü Website
Perusahaan; dan p. majalah Internal Telkom;
SDM dan Organisasi
·
Struktur organisasi
Berikut ini adalah Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
No.
|
Jabatan
|
Pejabat
|
Dewan Komisaris Telkom (per 17 April 2015)
|
1
|
Komisaris Utama
|
|
2
|
Komisaris
|
|
3
|
Komisaris
|
|
4
|
Komisaris
|
|
5
|
Komisaris Independen
|
|
6
|
Komisaris Independen
|
|
7
|
Komisaris Independen
|
|
Direksi
Telkom (per 19 Desember 2014)
|
1
|
Direktur Utama
|
|
2
|
Direktur Keuangan
|
|
3
|
Direktur Network, Information Technology & Solution
|
|
4
|
Consumer Service
|
|
5
|
Direktur Human Capital Management
|
|
6
|
Direktur Enterprise & Business Service
|
|
7
|
Direktur Innovation & Strategic Portfolio
|
|
8
|
Direktur Wholesale and International Service
|
|
·
Deskripsi dan
spesifikasi tugas
Uraian jabatan, rincian
pekerjaan yang berisi informasi menyeluruh tentang
tugas/kewajiban,tanggungjawab, dan kondisi-kondisi yang diperlukan apabila
pekerjaan tersebut dikerjakan pada PT Telkom.
Uraian Tugas dan wewenang dari masing-masing bagian
pada PT Telkom Indonesia Tbk adalah sebagai berikut :
1.
Generel Manger
Tugas General Manager
antara lain :
a.
Mampu menjamin
tercapainya target kinerja jaringan copper& DSL Access Network dan
mengimplementasikan kebijakan manajemen operasi dan pemeliharaan sistem
jaringan.
b.
Mampu menjamin
tercapainnya target kinerja sistem CPE dan mengimplementasikan kebijakan
manajemen operasi dan pemeliharaan sistem.
c.
Mampu
menegvaluasi, mengukur, memodifikasi, prosedur/sistem customer handling untuk
tercpainya efektifitas customer handling untuk tiap segmen pelanggan.
d.
Mampu
mengembangkan criteria pekerjaan outsourcing eksisting denganmempertimbangkan
kapabilitas internal & eksternal sejalan dengan perubahan lingkungan bisnis
yang kompetitif dan turbulens.
2.
Manager Access
Area
Tugas Manager Acces
Area Medan antara lain :
a.
Monitoring
anggaran operational akses Medan.
b.
Monitoring
kelancaran operasional di lapangan se Medan.
c.
Menjustifikasi /
memutuskan hal-hal yang urgent untuk di eksekusi.
3.
Manager Operation
a.
Merencanakan
sasaran dan ruang lingkup project serta merinci aktivitas project dan
penjadwalannya. Mampu melakukan monitoring dan reporting pelaksanaan project.
b.
Mengevaluasi
kinerja sistem copper & DSL Access Network dan memberikan solusi optimal sistem.
c.
Mengevaluasi
kinerja sistem CPE dan membrikan solusi optimalisasi sistem.
d.
Menganalisis
statistika gangguan dan menyusun program penanganan layanan pelanggan secara
efektif dan efesien.
e.
Menganalisis
secara statistika performasi layanan secara menyeluruh dan membuat rekomendasi
solusi peningkatan performasi layanan.
4.
Manager
Outsourching
a.
Mengevaluasi
kinerja sistem Copper dan DSL Access Network dan memberikan solusi optimalisasi
sistem.
b.
Menganalisa
dampak penerapan peraturan dan kebijakan yang berlaku.
c.
Menganalisa
pelaksanaan outsourcing eksisting dan sesuaidengan strategi kebijakan makro
bidang SDM dan lingkungan bisnis.
d.
Mengindentifikasi
partnership management yang tepat untuk perencanaan dan pengembangan
kemitraan/aliansi untuk mendukung strategi perusahaan untuk implementasinya.
5.
Manager
Optimalisasi
Tugas Manager
Optimalisasi antara lain :
a.
Mengevaluasi
kinerja sistem Copper dan DSL Access Network dan memberikan solusi optimalisasi
sistem.
b.
Mengevaluasi
kinerja sistem CPE dan membrikan solusi optimalisasi sistem
c.
Menegvaluasi
kinerja sistem optical Access Network( OAN) dan memberikan solusi optimalisasi
sistem.
d.
Mengalokasikan
sumber daya dan memprediksi utilitas masing-masingsumber daya untuk mencapai
sasaran secara optimal. Mampu memprediksianggaran project.
e. Menegvakuasi disain wirwline access Network
sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan perusahaan serta mampu membuat analisis
kapabilitas dan menyusun project plan implementasinya.
6.
Manager Gudang
Tugas Manager Gudang
antara lain :
a.
Menerapkan perancangan
dan implemntasi internal control.
b.
Melaksanakan
pengelolaan Inventory Management.
c.
Menyusun produk
hukum sesuai metode legal drafting.
d.
Menganalisis
efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber penerimaan dan penggunaan kas,
penyusunan proyeksi kas serta optimalisasi idle cash.
e.
Menganalisis
proses pengelolaan dokumen sesuai dengan standar yang berlaku.
f.
Mampu
menganalisis hasil negosiasi dan memelihara hubungan yang positif dengan pihak
lain dalam menyelesaikan masalah.
7.
Asman CCA
Tugas Asman CCA antara
lain :
a.
Pemeliharaan
saluran data dan Internet.
b.
Perbaikkan
saluran pelanggan cluster.
c.
Pemeliharaan
saluran LC (Led Cenal).
8.
Asman CAM (Cooper
Access Maintance)
Tugas Asman CAM antara
lain :
a.
Pemeliharaan
kabel primer dan sekunder tembaga.
b.
Penanggulangan
gangguan kabel primer dan sekunder.
c. Pembenahan jaringan.
9.
Asman MFRAN (Maintace
Fiber and Radio Access Network)
Tugas Asman MFRAN
antara lain :
a.
Pemeliharaan
kabel Fiber Optik dan radio.
b.
Penanggulangan
gangguan kabel Fiber Optik dan radio.
c.
Monitoring availability
perangkat MSOAN dan MSAN.
10. Asman Daman (data manajement)
Tugas Asman Daman
antara lain :
a.
Purifikasi data
jaringan.
b.
Updating data
SISKA.
c. Updating gambar skematik.
11. Asman CPE ( Customer Premise Equipment )
Tugas Asman CPE antara
lain :
a.
Memonitor
pasangan baru speedy sudah terinstall dengan baik dan benar
b.
Mengendalikan
gangguan speedy agar tetap sesuai dengan tolak ukur
c. Mengoptimalkan perangkat yang layak untuk
broadband
12. Asman TOS (Technical Operation Support)
Tugas Asman Tos antara
lain :
a.
Mengkompulir
kebutuhan material operasional penanggulangan gangguan.
b.
Mengendalikan
anggaran dan kebutuhan operasional.
c.
Validasi BA dari
mitra untuk penagihan.
13. SVP CPE
Tugas Svp Cpe antara
lain :
a.
Instalasi pasang
baru Speedy .
b.
Penanggulangan
gangguan Speedy sampai dengan perangkat pelanggan.
c.
Administrasi BA
pasang baru Speedy (SN Modem, Tanggal Instal, petugasInstal).
14. SVP Publik Phone
Tugas Svp Publik Phone
antara lain :
a.
Pemeliharaan
Telepon Umum coin dan kartu.
b.
Pasang baru
Telepon Umum coin dan kartu.
c.
Memelihara
Availability perangkat Tselepon Umum agar tetap handal100%
·
Sistem
penggajian
Kami
ambil contoh sistem penggajian pada PT Telkom Sub Area Medan, bagian – bagian
yang berhubungan dalam pengawasan gaji dan upah tersebut yaitu:
1.
Bagian Personalia
Apabila ada suatu bagian dalam perusahaan yang
membutuhkan karyawan baru harus mengajukan formulir permintaan tenaga kerja baru
kepada bagian personalia. Dari formulir
tersebut harus disetujui oleh kepala bagian yang membutuhkan. Bagian personalia berdasarkan formulir permintaan karyawan
baru dengan cara mencari karyawan baru
dengan melihat surat-surat permohonan yang sudah ada.
2.
Bagian Pengawasan Waktu
Semua pembayaran gaji diawasi oleh personalia.
Tiap karyawan wajib hadir dan
diharuskan mengisi daftar hadir yang telah
disediakan. Khusus bagi karyawan yang bekerja
di lapangan dan petugas jaga diatur dalam sistem shiff dan mempunyai jam kerja
8 jam sehari dan 40 jam seminggu.
3.
Bagian Administrasi dan Keuangan
Bagian ini bertugas untuk menandatangani daftar
gaji dan upah, dan kartu gaji dan upah yang diterima dari bagian
pendistribusian biaya dan mengirimkannya kepada kasir di bagian pembukuan.
4.
Kasir
Kasir membuat kwitansi pembayaran dan
mengirimkan kepada bagian pembukuan.
5.
Bagian Pembukuan
Daftar gaji dan upah yang diterima dari bagian
pendistribusian biaya dibukukan dalam buku besar dengan jurnal.
6.
Internal Auditor
Bertugas mengawasi jalannya prosedur pengawasan
internal PT. Telkom Sub Area Medan secara menyeluruh.
Untuk
melaksanakan sistem pengawasan intern gaji dan upah ada lima komponen yang
saling berkaitan yaitu lingkungan pengawasan, penilaian resiko, kegiatan pengawasan,
informasi atau komunikasi, dan monitoring.
Unsur-Unsur
Gaji dan Upah
Menurut
Winarni dan Sugiyarso (2006 : 51), unsur – unsur gaji dan upah adalah sebagai
berikut :
1.
Kompensasi Langsung
Terdiri dari:
a. Gaji Pokok
Gaji Pokok yaitu
jumlah imbalan yang dianggap layak bagi seorang pegawai untuk memenuhi
penghidupan selama 1 bulan. Gaji pokok terdiri dari :
1) Gaji yaitu bayaran yang konsisten dari suatu
periode ke periode lain dengan tidak memandang jumlah jam kerja.
2) Upah yaitu bayaran yang secara langsung dihitung
berdasarkan jumlah waktu jam kerja.
b. Gaji
Variabel
Gaji
Variabel yaitu kompensasi dikaitkan dengan kinerja individual, kelompok atau organisasi.
Gaji variabel terdiri dari:
1) Bonus yaitu tambahan atas upah biasanya dimana dalam
pemberiannya t idak memperhatikan
tingkat produktivitas masing-masing karyawan.
2)
Insentif yaitu upah tambahan yang diberikan kepada karyawan karena prestasi kerjanya
yang baik atau kinerjanya yang baik.
3)
Kepemilikan saham yaitu tambahan atas upah yang diberikan kepada pemilik saham.
2.
Kompensasi tidak langsung
a.
Asuransi kesehatan
b. Dana
pensiun
c. Libur
pengganti
d.
Kompensasi kinerja
Pada PT. Telkom Sub Area Medan, gaji dan upah penting bagi
pegawai karena merupakan nilai karya atau prestasi mereka sebagai motivator
dalam bekerja. Gaji dan upah merupakan komponen biaya yang besar dan
membutuhkan tenaga ekstra untuk mengawasi agar tidak terjadi penyelewengan. Di
dalam masyarakat masih banyak menganggap bahwa istilah gaji dan upah mempunyai
pengertian yang sama, terjadi karena gaji dan upah samasama merupakan balas
jasa yang diberikan oleh atasan atau majikan kepada pegawai atau buruh.
Pada PT. Telkom Sub Area Medan unsur – unsur gaji dan upah
adalah sebagai berikut:
A.
Gaji pokok
Gaji pokok adalah sejumlah uang yang diterima
karyawan ataupun pegawai yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu menurut
pangkat atau golongan, jabatan, dan masa kerja dalam bentuk gaji dan upah. Gaji
pokok yang diberikan kepada pegawai baik staf maupun non staf.
B.
Insentif
Sejumlah uang yang diberikan kepada karyawan
yang telah mencapai target tertentu diluar gaji tetapnya. Insentif akan
diberikan kepada karyawan apabila bekerja di atas standar yang telah ditentukan
sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh PT. Telkom Sub Area Medan.
C.
Tunjangan – tunjangan
Tunjangan
adalah bentuk lain dari pemberian gaji dan upah yang diberikan oleh perusahaan
kepada karyawan, yang tujuannya adalah untuk menambah semangat kerja karyawan
setiap bulan, namun ada juga beberapa tunjangan yang diberikan pada waktu
tertentu saja. Pada perusahaan ini terdapat tunjangan antara lain tunjangan
pokok yaitu tunjangan yang besarnya ditetapkan sesuai dengan kebijaksanaan
seperti :
1)
Tunjangan jabatan
Tunjangan jabatan adalah tunjangan yang
diberikan kepada pegawai yang menjabat dengan jabatan tertentu menurut
ketentuan yang berlaku. Misalnya seperti kepala bagian yang mendapat tambahan
penghasilan atas jabatan yang di dudukinya saat ini.
2)
Tunjangan khusus
Tunjangan khusus yaitu tunjangan yang diberikan pada waktu
tertentu dan kondisi tertentu, seperti: tunjangan pensiun, tunjangan kesehatan,
tunjangan lebaran, natal dan jamsostek.
Adapun
unsur – unsur pengeluaran pada perusahaan ini adalah sebagai berikut:
A.
Jamsostek Pensiun
Jamsostek Pensiun yaitu pengenaan potongan atas
tunjangan hari tua kepada karyawan perusahaan dengan maksud akan diberikan
kembali kepada karyawan pada saat karyawan tersebut pensiun.
B.
PPh Pasal 21
Pengenaan PPh pasal 21 dari Undang – undang
perpajakan ditetapkan sebelumnya. Penggunaan pajak ini langsung dikurangi
dengan pendapatan gaji yang diperoleh pada bulan bersamaan.
Hutang
para karyawan
Potongan-potongan
yang ada pada daftar gaji PT. Telkom Sub Area Medan yaitu:
a.
Potongan iuran wajib
b. Iuran
asuransi kesehatan
c. Pajak
penghasilan
d.
Penghasilan lain-lain
Unsur – unsur pengawasan intern gaji berdasarkan comitte on
auditing procedure antara lain:
1. Suatu
organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tepat, jelas dan
tegas.
2. Suatu
sistem otorisasi dan prosedur pencatatan yang efektif dan memungkinkan untuk
mengadakan pengawasan akuntansi terhadap harta milik, hutang, pendapatan serta
biaya.
3. Adanya
praktek-praktek yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi di setiap bagian
dalam organisasi.
4. Suatu
tingkat kecakapan kualitas pegawai yang sesuai dengan syarat yang diminta oleh
tanggung jawabnya.
Sistem komputerisasi dalam menghitung gaji dan upah karyawan
serta jumlah hari dari tiap karyawan. Data-data karyawan dan hal-hal sebagai data
pembayaran gaji karyawan.
Kepala Bagian Masing-Masing Unit Kepala bagian masing-masing
unit memeriksa kehadiran para pegawai sebagai bahan pertimbangan perhitungan
gaji dan kenaikan golongan (promosi).
a. Kasir
Kasir bertugas menyerahkan gaji kepada pegawai yang telah
diterima setelah terlebih dahulu diperiksa kendalanya dan disetujui kepada
bagian keuangan. Setiap karyawan harus membubuhkan tanda tangan ketika dia
menerima pembayaran gaji. Tanda terima gaji tersebut kemudian dikirimkan kasir
ke bagian pembukuan akuntansi.
b. Bagian
Pembukuan
Bagian ini bertugas menandatangani semua bukti-bukti dari
pembayaran gaji yang dilakukan kasir kemudian membukukan pembayaran tersebut ke
dalam buku besar gaji dan upah. c. Internal Auditor Tugas dari internal auditor
dalam pengawasan gaji dan upah merupakan tugas yang termasuk ke dalam
pengawasan perusahaan secara menyeluruh. Dalam hal pengawasan gaji dan upah ini
auditor akan mengawasi apakah prosedur-prosedur pencatatan dan pendistribusian
gaji telah dijalankan sebagaimana yang telah ditentukan, mengevaluasi sistem
pengawasan intern gaji dan upah yang sedang dijalankan.
Prosedur
pencatatan gaji yang ada pada PT. Telkom Sub Area Medan sudah sesuai dengan
prosedur pencatatan gaji yang dijalankan oleh bagian-bagian yang terpisah
sehingga tidak ada terjadinya penyelewengan.
Pada PT.
Telkom Sub Area Medan metode perhitungan gaji yang dibayarkan pada karyawan
didasarkan oleh penggolongan:
1.
Pegawai Staf Pegawai staf pada PT. Telkom Sub Area Medan adalah pegawai yang
mempunyai keahlian, dinilai dari pendidikan atau lamanya masa kerja atau
pengalaman kerja.
2.
Pegawai Nonstaf Gaji dan upah yang dibayarkan kepada pegawai non staf jumlahnya
tidak sama.
Aspek
Pemasaran
·
Spesifikasi produk/jasa
PT
Telkom Tbk bergerak dibidang usaha jasa telekomunikasi. PT Telkom menyediakan
sarana dan jasa layanan telekomunikasi dan informasi kepada
masyarakat luas sampai kepelosok daerah diseluruh Indonesia.
Produk-produk
PT Telkom :
1. TELKOM SLJJ
Merupakan
layanan komunikasi jarak jauh antar pelanggan yang masih dalam suatu wilayah
Negara. Pada umumnya, pelanggan-pelanggan tersebut dalam wilayah kode area yang
berbeda.
2. TELKOM Global-01017
Layanan
baru dari PT Telkom yang berupa akses layanan untuk panggilan internasional ke
mancanegara (253 tujuan panggilan).
3. TELKOM Lokal
Merupakan
layanan komunikasi telepon antar pelanggan dalam jarak dibawh 30 km atau
didalam satu wilayah local.
4. TELKOM SLI
Panggilan
telepon International Direct Dialing (IDD) dimana nomor telepon pemaggil dan
nomor telepon yang dipanggil berbeda wilayah Negara.
Produk
Personal :
1. Flexi Conference
Inovasi
dari Telkom Flexi bertambah satu lagi dengan diluncurkannya fitur terbaru Flexi
Conference. Dengan fitur Flexi Conference. Dengan fitur Flexi Conference,
pelanggan Telkom Flexi ini bisa melakukan komunikasi pembicaraan hingga 200
orang sekaligus. Sedangkan untuk pengiriman SMS bisa mencapai jumlah 1.000
orang.
2. Flexi Classy
Flexi
Classy adalah layanan Flexi dengan system pascabayar.
3. Flexi Trendy
Flexi
Trendy adalah layanan Flexi dengan system prabayar berbasis kartu/simcard yang
dapat diisi ulang.
4. Flexi Home
Flexi
Home adalah layanan Flexi untuk perumahan atau kantor dilayani menggunakan
terminal fixed berbasis nomor esn, tarif aktifasi, abonemen dan biaya pemakaian
/ usage sama dengan tarif telepon.
5. Flexi Combo
Flexi
Combo merupakan layanan yang memungkinkan anda sebagai pelanggan Flexi Classy
atau Trendy untuk tetap dapat berkomunikasi (Voice, SMS, dan Data) diberbagai
kota menggunakan beberapa nomor temporer.
6. Speedy
Merupakan
layanan (Internet Service) berkecepatan tinggi dari PT Telkom berbasis
teknologi akses Asymmentic Digital Subscriber Line (ADSL), yang memungkinkan
terjadinya komunikasi data, voice dan video secara bersamaan.
7. TELKOMNet Instan (0809 8 9999)
Merupakan
layanan akses internet dial-up secara mudah tanpa berlangganan (Instan) dengan
konsep layanan yang nudah dan sederhana.
8. TELKOMNet Flexi up to 64 kbps
TELKOMNet
Flexi up to 64 kbps adalah akses komunikasi ke internet gateway dengan mode
data paket pada network TelkomFlexi.
Content
dan Aplication :
1. I-VAS
I-VAS
“ Satu Kartu Multi Layanan Internet” yang menjadi alat bayar untuk berbagai
konten layanan internet yang bersifat micropayment.
2. Ventus
Merupakan
layanan jasa tambah dan konvergensi dari layanan surat-menyurat elektronis
(Email) dan Mobile System (cellular and wireless) atau dikenal dengan layanan
mobile push E-mail.
Public
Phone :
1. TELKOMCoin
Telepon
Umum Coin (TUC) adalah telepon yang menggunakan satu jenis uag logam yang
berbentuk koin sebagai alat pembayaran yang sah atas biaya percakapan.
2. Warung TELKOM
Tempat
bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan jasa telekomunikasi yang dikelola
oleh Badan Usaha, Koperasi, atau Perorangan bekerja sama dengan TELKOM dalam
melakukan akses SLJJ, SLI maupun seluler.
·
Segmentasi produk/jasa
PT
Telkom Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat dan keberhasilan
tersebut dapat dirasakan seluruh rakyat Indonesia. PT
Telkom juga memiliki banyak peranan dalam meningkatkan kemajuan
perusahaan-perusahaan baik antara swasta maupun milik Negara yang dapat kita
lihat dari sarana dan prasarana Telkom yang terpasang di setiap perusahaan. Hal
tersebut menjadi bukti bahwa PT Telkom tidak hanya memberikan layanan kepada
masyarakat saja, tetapi juga ke perusahaan-perusahaan. Jadi segmentasi dari
produk/jasa PT Telkom mencakup masyarakat dan perusahaan.
·
Analisis situasi pasar
Walaupun merupakan jasa pelayanan yang terkemuka di
Indonesia PT Telkom tetap harus menghadapi persaingan bisnis pelayanan jasa
komunikasi yang ketat. Persaingan ketat yang di hadapi oleh PT Telkom adalah
pelayanan jasa komunikasi yang lain yaitu seperti PT Indosat dan PT XL Axiata.
Pemenuhan kebutuhan dan kepuasan konsumen menjadi prioritas utama dari industri
jasa, tidak terkecuali PT Telkom yang pada akhirnya menumbuhkan pembelian
kesinambungan.
Berdasarkan hal tersebut PT Telkom juga di tuntut
mampu mewujudkan produk yang memenuhi kebutuhan konsumennya dengan
semaksimal mungkin dibandingkan dengan pesaingnya. Seperti data yang kami
dapatkan persaingan pelayanan jasa telekomunikasi di indonesia adalah banyaknya
konsumen yang dimiliki setiap perusahaan serta perbedaan jumlah pelanggan yang
tidak terlalu banyak.
·
Analisis pesaing
Suatu perusahaan
perlu mengenali kekuatan dan kelemahan perusahaan dalam menganalisa persaingan,
hal ini akan membantu dalam mengenali diri, serta memanfaatkan setiap peluang
yang ada dan menghindari atau meminimalkan setiap ancaman yang ada. Dimana
strategi pemasaran merupakan upaya mencari posisi pemasaran yang menguntungkan
dalam suatu industri persaingan berlangsung.
Pemasaran di
suatu perusahaan, selain bertindak dinamis juga harus selalu menerapan
prinsip-prinsip yang unggul dan perusahaan harus meninggalkan kebiasaan-
kebiasaan lama yang sudah tidak berlaku serta terus menerus melakukan inovasi,
karena konsumen lebih menginginkan produk yang berdasarkan kehendaknya.
·
Strategi promosi
Dengan melakukan strategi pemasaran yang baik adalah wujud rencana untuk
memperoleh hasil yang optimal, strategi pemasaran ini mempunyai ruang lingkup
yang luas dibidang pemasaran diantaranya adalah strategi dalam menghadapi
pesaing, strategi harga, strategi produk, strategi pelayanan dan sebagainya.
Berikut
adalah saluran distribusi pemasaran utama layanan dan produk PT Telkom :
1. Plasa
Telkom dan GraPARI
Adalah
outlet/lokasi yang berfungsi sebagai walk-in customer service points,
di mana pelanggan dapat mengakses seluruh produk dan layanan kami. GraPARI
dikhususkan untuk layanan seluler dan dikelola oleh Telkomsel Selain itu outlet
seluler untuk skala kecil dengan nama GeraiHalo dikelola oleh pihak ketiga.
2. Contact
Center
Menangani
pertanyaan-pertanyaan mengenai produk, layanan dan transaksi nasabah kecuali
fungsi payment. Contact center kami juga
mengoperasikan layanan pelanggan (telecaring) dan program telemarketing.
3. Partnership
Store
Adalah
perpanjangan jalur distribusi melalui kerja sama dengan berbagai outlet
pemasaran pihak ketiga seperti toko komputer, toko elektronik, bank, dan
sebagainya.
4. Feet on
The Street
Adalah
dealer penjualan produk kami, terutama Speedy, yang melakukan aktivitas
pemasaran secara langsung melalui door-to-door, open table, pameran,
demo produk dan aktivitas sejenis.
5. Dealer
resmi dan gerai ritel
Merupakan
outlet pendistribusian beragam produk telekomunikasi seperti penjualan kartu
Speedy Instan, kartu langganan Flexi, paket perdana dan voucher.
Dealer ini bersifat non-eksklusif dan mendapat potongan harga atas seluruh
produk yang mereka terima. Outlet ritel juga termasuk outlet kerjasama antara
kami, Telkomsel dan PT Pos Indonesia dan juga outlet lain seperti bank.
6. Tim Account
Manager
Yang
mengelola relasi dengan pelanggan personal dan pelanggan bisnis serta pelanggan
korporat.
7. Telkom Solution
House (“TSH”)
Adalah
tempat dimana pelanggan enterprisedapat memperoleh informasi mengenai
beragam solusi TIMES, layanan dan produk, serta teknologi terkini. Informasi
yang disajikan di TSH ditayangkan dalam bentuk live demo for free (seperti
Speedy, Hotspot, PDN, IP-Phone), live demo untuk kepentingan
komersial (seperti video conference), konsultasienterprise dan
solusi ecosystem business yang di sesusaikan dengan kebutuhan
TIMES korporasi, dan demo simulasi (seperti e-Payment &
VPN melalui GSM dan Flexi).
8. SME Centers
Adalah
fasilitas untuk pelanggan bisnis yang berfungsi sebagaicommunication center dengan
dukungan fasilitas perkantoran yang canggih, sebagai community center tempat
berinteraksinya pelanggan, serta sebagaicommerce center terutama
untuk melayani solusi e-commerce.
9. Website
Perusahaan
merupakan wadah informasi seluruh produk dan layanan kami, baik multimedia
maupun telepon, yang dapat diakses pelanggan melalui situs online korporat
di www.telkom.co.id dan www.telkomsel.com
·
Media promosi berbasis IT
Media promosi berbasi IT yang dilakukan PT Telkom melalui
iklan di website ternama, dari sosial media, website jualan online ternama,
google, youtube, dan website pribadinya.
Aspek Keuangan
·
Laporan Laba Rugi
·
Neraca
·
Laporan Posisi Keuangan
·
Penyusunan
cashflow perusahaan
·
Komponen biaya /
anggaran
Komponen biaya adalah semua biaya yang dikeluarkan
yang berhubungan dengan pengembangan system informasi.
·
Estimasi biaya /
satuan biaya (standar biaya SDM, standar biaya peralatan)
Estimasi Biaya adalah penghitungan kebutuhan biaya
yangdiperlukan untuk menyelesaikan suatu kegiatan atau pekerjaan sesuaidengan
persyaratan atau kontrak.
·
Penyusunan
anggaran / investasi perusahaan
Penyusunan anggaran adalah Proses pengoperasionalan
rencana dalam bentuk pengkuantifikasian, biasanya dalam unit moneter, untuk
kurun waktu tertentu.
·
Time value of
money dan tingkat suku bunga
Perubahan tingkat suku bunga akan berdampak pada
perubahan jumlah investasi di suatu negara, baik yang berasal dari investor
domestik maupun dari investor asing, khususnya pada jenis invesatsi portfolio
yang umunya berjangka pendek.
·
Kriteria
investasi (payback period)
Payback
Period adalah periode yang diperlukan untuk pengambilan
seluruh dana investasi. Berdasarkan payback period suatu proyek
investasi perluasan jaringan adalah layak bila payback period lebih
pendek dari pada yang disyaratkan.
Sumber : https://www.telkom.co.id/servlet/tk/about/id_ID/tkahomepage/halaman-telkom-indonesia.html